Ligadewa merupakan simbol tradisional dalam budaya Bali yang mempunyai arti besar dalam kehidupan masyarakat Bali. Ini adalah simbol perlindungan dan keharmonisan, dan sering terlihat menghiasi rumah, kuil, dan ruang publik di seluruh pulau.
Kata “Ligadewa” berasal dari kata Bali “li” yang berarti mengikat, dan “dewa” yang berarti dewa atau makhluk ilahi. Simbol ini diyakini melambangkan kesatuan antara manusia dan Tuhan, serta dianggap memberikan perlindungan dan berkah bagi yang menampilkannya.
Simbol Ligadewa biasanya terdiri dari dua ekor ular yang saling berjalin dengan lingkaran di tengahnya, melambangkan kesatuan yang berlawanan dan keseimbangan antara yang baik dan yang jahat. Ular seringkali digambarkan dengan kepala menghadap berlawanan arah, melambangkan dualitas kehidupan dan perlunya keseimbangan dan harmoni.
Dalam budaya Bali, lambang Ligadewa dipercaya dapat mengusir roh jahat serta membawa kemakmuran dan nasib baik bagi yang menampilkannya. Biasanya ditemukan di gerbang, pintu masuk, dan titik masuk lainnya ke rumah dan kuil, berfungsi sebagai penghalang pelindung terhadap energi negatif.
Selain bersifat pelindung, lambang Ligadewa juga dipandang sebagai representasi persatuan dan keterhubungan. Hal ini mengingatkan masyarakat Bali akan pentingnya menjaga keharmonisan dalam hubungannya dengan sesama dan dengan alam.
Arti penting Ligadewa dalam budaya Bali lebih dari sekedar makna simbolisnya. Hal ini juga merupakan cerminan dari keyakinan dan praktik spiritual mendalam yang penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Masyarakat Bali memiliki ikatan yang kuat dengan warisan budaya dan tradisinya, dan kehadiran simbol Ligadewa berfungsi sebagai pengingat akan akar spiritual mereka dan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan Tuhan.
Secara keseluruhan, lambang Ligadewa mempunyai tempat khusus dalam budaya Bali sebagai simbol perlindungan, keharmonisan, dan persatuan yang kuat. Ini berfungsi sebagai pengingat akan keterhubungan semua makhluk dan perlunya keseimbangan dalam semua aspek kehidupan. Baik dipajang di rumah, pura, atau ruang publik, simbol Ligadewa terus memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat Bali, membimbing mereka dalam perjalanan spiritual dan memberikan perlindungan dan berkah sepanjang perjalanan.
